Barcelona Resmi Jadi Juara La Liga Spanyol 2018

Pertandingan hari Senin (30/4) kemarin di Riazor sangatlah istimewa bagi Barcelona. Klub raksasa asal Catalunya itu berhasil mendapatkan gelar ketujuh sebagai juara La Liga Spanyol dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Trofi di musim 2018 ini didapatkan Barca usai mempermalukan Deportivo La Coruna dengan skor 4-2. Yang istimewa, tiga dari empat gol Barca dicetak sang megabintang, Lionel Messi. Sementara sisa gol disumbangkan oleh Philippe Coutinho.

 

Dengan kemenangan itu, Barca menyegel posisi puncak La Liga dengan 86 poin dari 34 pertandingan, unggul 11 poin atas Atletico Madrid. Meskipun masih punya empat laga sisa, Atletico jelas tak bisa mengejar poin Barca kendati menang terus karena poin maksimalnya hanya 84. Gelar musim 2018 ini jadi yang ke-25 bagi Barca, masih kalah delapan biji dari sang rival abadi, Real Madrid dengan 33 gelar.

 

Selain itu bagi Barca, ini adalah gelar kedua musim ini karena mereka sudah mendapatkan trofi Copa del Rey usai mengalahkan Sevilla di babak final. Semakin istimewa karena ini kembali mengukuhkan dominasi Barca dalam satu dekade La Liga Spanyol lantaran pada musim 2017 lalu, trofi itu ‘dicuri’ Madrid. Sekedar informasi, perjalanan tujuh gelar itu didapat Barca sejak bangkit pada musim 2009 di bawah asuhan Pep Guardiola.

 

Meskipun meraih gelar juara, ada sedikit pilu yang dirasakan pelatih Ernesto Valverde. “Hal terbaik yang semestinya terjadi adalah juara movie dengan mengalahkan tim yang sepadan atau tim yang tak sedang mempertaruhkan apapun. Merayakan gelar juara di kubu lawan yang harus terdegradasi ke divisi dua itu sungguh menyakitkan. Kami seharusnya bisa menyelesaikan ini dengan cara berbeda, tapi sudah terjadi,” seperti dilansir Soccerway.

 

Kepergian Andres Iniesta Yang Manis

 

Di tengah kebahagiaan Barca, perasaan berbeda dirasakan Andres Iniesta. Karena trofi La Liga ini akan jadi yang terakhir lantaran Iniesta sudah mengumumkan bakal hengkang dari Camp Nou di akhir musim. Di musim terakhir ini, gelandang berusia 33 tahun itu menutupnya dengan manis. Secara keseluruhan, Iniesta sudah mengangkat 32 trofi bersama Barca yaitu sembilan gelar La Liga Spanyol, enam Copa del Rey, empat juara Liga Champions, tiga gelar Piala Dunia Antarklub, tiga juara Piala Super Eropa dan tujuh kali juara Piala Super Spanyol.

 

Bagi Messi, juara ini akan jadi pelepasan sempurna untuk Iniesta. “Dia pantas pergi dengan cara seperti ini. Dia pergi dengan dua gelar juara meskipun awalnya kami berharap bisa melepaskannya dengan treble, kami berharap yang terbaik untuk dia. Kepergiannya sangat disayangkan. Kami sudah kehilangan Xavi dan Mascherano, sekarang giliran dia. Ini sangat menyesakkan bagi kami dan klub.”

 

Real Madrid Ogah Lakukan Guard of Honour

 

Usai menjadi juara, kini perhatian publik tentu pada El Classico. Ya, Barca memang dijadwalkan melakukan partai bergengsi menjamu Madrid hari Senin (7/5) dini hari WIB di Camp Nou. Seperti tradisi, sepakbola Spanyol tak lepas dari aksi Guard of Honour (GOH) yakni pemberian kehormatan untuk tim juara sebelum pertandingan terjadi di mana tim lawan membentuk barisan pengawal dan biasanya tim lawan ‘bersedia’ kalah.

 

Namun tampaknya Madrid sudah jauh-jauh hari ogah melakukan itu. Sang pelatih, Zinedine Zidane memastikan kalau klubnya tak sudi melakukan GOH. Zidane bahkan menyindir aksi Barca yang merusak momen juara Madrid di Piala Dunia Antarklub 2017.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *