Elias Yakini Rossi akan Segera Berpelukan dengan Marquez di MotoGP

Juara dunia Moto2 tahun 2010, Toni Elias, mengatakan bahwa dirinya yakin perseteruan antara pebalap handal MotoGP, Marc Marquez dan Valentino Rossi, akan segera berakhir. Seperti yang sudah diketahui bahwa perseteruan yang terjadi antara kedua pebalap ini mulai terjadi setelah adanya insiden Marquez yang menabrak Rossi di MotoGP Argentina tanggal 8 April yang lalu. insiden tersebut lantas membuat Rossi sangat marah dan menganggap bahwa Marquez adalah pebalap yang sangat berbahaya.

Elias Yakini Adanya Perdamaian

Elias yang pasalnya pernah juga berseteru dengan Rossi pada ajang MotoGP menganggap bahwa perseteruan yang terjadi antara pebalap papan atas tersebut bakal segera berakhir. Ia yakni bahwa para pecinta MotoGP bakal segera melihat keduanya berpelukan di atas podium.

“Saat ada pebalap yang marah, maka seseorang mesti menenangkannya. Itu dia fungsi MotoGP. Namun dalam dua pekan ke depan, saya rasa, insiden Rossi, Marquez ataupun penalty bakal segera dilupakan,” ungkapnya dilansir dari CNN Indonesia.

“Kita bakal melihat Marquez dan Rossi berada di satu podium dan berpelukan. Setelah itu mereka melakukan selfie. Ini sudah pernah terjadi juga sebelumnya dan kita melihat mereka ada hubungan yang bagus. Terlepas dari hubungan tersebut palsu atau tidak, ya tapi mereka kelihatannya akrab,” sambungnya.

Pebalap asal Spanyol tersebut juga pernah berseteru dengan Rossi pada ajang MotoGP Spanyol tahun 2006 silam dan juga MotoGP Turki 2007. Pebalap yang menjalani sebanyak 105 start di kelas MotoGP tersebut menganggap bahwa perseteruan yang terjadi antara Rossi dan Marquez tersebut hal yang lumrah terjadi di kejuaraan.

“Itu dia hukum kehidupan. Rossi melakukan (tindakan Marquez) dulu pada awalnya. Dan sekarang Marquez dan juga pebalap Togel hk lainnya melakukannya juga. Sekarang Rossi menerima apa yang dulu dilakukannya, itu dia balapan. Terkadang memang sulit menerimanya,” imbuhnya lagi.

Pada balapan terakhir di ajang MotoGP Amerika yang dihelat hari Minggu (22/4) kemarin, Rossi mengaku bahwa dirinya tak mau berbicara langsung dengan Marquez untuk bisa meredakan tensi yang memanas. Sementara itu, pebalap MotoGP yang lainnya mengkritik hubungan Marquez dan Rossi yang dianggap bisa menganggu keprofesionalitasan dan kejuaraan.

Diharapkan, juga oleh Elias, bahwa mereka bisa segera berdamai pada seri keempat MotoGP 2018 yang bakal berlangsung di MotoGP Spanyol tepatnya pada tanggal 6 Mei esok.

Konflik Marquez Lainnya

Tidak hanya berseteru dengan Rossi, ternyata, Marquez juga berseteru dengan pebalap yang lainnya yakni Maverick Vinales. Namun Rossi yang tengah tidak berhubungan baik dengan Marquez mengaku dirinya tak mau terlibat konflik rekan satu timnya itu dengan Marquez yang mana terjadi pada kualifikasi MotoGP Amerika Serikat 2018 hari Sabtu (21/4) waktu setempat.

Marquez pada saat itu seharusnya bisa meraih pole apabila ia tidak melakukan pelanggaran. Juara dunia empat kali berturut-turut tersebut sayangnya diganjar dengan penalty sampai ia mesti mau turun 3 posisi karena dianggap menahan laju Vinales pada tikungan 15 Sirkuit Austin ketika babak kualifikasi MotoGP Amerika menyisakan hanya 2,5 menit saja.

Meskipun demikian, Rossi sendiri memilih untuk diam dan tak mengkritik Marquez demi menghindari konflik dan juga kontroversi yang berkepanjangan. “Saya tidak melihat apa yang terjadi antara Marc Marquez dan juga Maverick Vinales dan saya tidak mau menciptakan kontroversi,” tukasnya ketika dimintai pendapat soal konflik yang terjadi antara Vinales dan Marquez itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *